- Pertama, deskripsi singkat ditulis hanya tentang langkah-langkah yang diperlukan untuk alur normal kasus penggunaan (yaitu, fungsionalitas apa yang disediakan oleh kasus penggunaan).
- Seiring dengan kemajuan analisis, langkah-langkah ini diperjelas dengan lebih banyak detail.
- Akhirnya, alur alternatif dan pengecualian ditambahkan ke dalam kasus penggunaan.
- Setiap proyek dapat mengadopsi template kasus penggunaan standar untuk membuat spesifikasi kasus penggunaan.
Kasus Penggunaan vs. Spesifikasi Kasus Penggunaan
Kasus penggunaan menggambarkan tugas yang dilakukan oleh aktor yang memberikan nilai bisnis. Kasus penggunaan dapat divisualisasikan sebagai diagram kasus penggunaan dan/atau format spesifikasi teks terstruktur:

- Interaksi — Kasus penggunaan sistem menggambarkan bagaimana aktor berinteraksi dengan sistem untuk mencapai tujuan bisnis yang ditentukan.
- Manual — Sebuah urutan tindakan yang dilakukan oleh aktor.
- Otomatis — Sebuah urutan langkah yang dieksekusi oleh program atau skrip.
Karakteristik Kasus Penggunaan
Kasus penggunaan memiliki:
- Hanya satu tujuan
- Satu titik awal
- Satu titik akhir
- Banyak jalur dari awal hingga akhir
- Artinya, menentukan perilaku untuk berbagai kondisi yang mungkin
- Setiap kondisi mungkin memerlukan tindakan tertentu

Sebagai contoh — Pelanggan Membayar Tagihan:

Ada beberapa jalur untukmencapai tujuan:
- Melalui telepon
- Melalui surat
- Secara langsung
- Melalui cek
- Melalui tunai, dll.
Jalur yang tidak mengarah ke tujuan:
- Kartu kredit ditolak
Pendekatan Use Case Agile
Model use case dan use case individu yang terkandung di dalamnya berkembang secara bertahap seiring waktu. Tidak semua use case dalam model perlu ditentukan pada tingkat detail yang sama.
Saat Diperlukan dan Cukup Saja
Use case dapat ditulis pada tingkat detail dan cakupan yang berbeda, masing-masing memiliki tujuan tertentu:
- Ringkasan: Deskripsi umum dan gambaran tingkat tinggi mengenai fungsi sistem atau proses bisnis.
- Tingkat Tujuan Pengguna: Deskripsi terkait tugas tentang tujuan penggunatujuan dan bagaimana mereka berinteraksi dengan sistem; deskripsi mengenai proses bisnis tertentu. Use case tujuan pengguna biasanya dianggap berada pada tingkat tugas utama pengguna.
Contoh: Menarik uang dari ATM adalah tugas yang bermanfaat dan akan menjadi use case tingkat inti, tetapi memasukkan PIN Anda tidak berada pada tingkat ini karena mendukung tugas utama.
- Subfungsi: Deskripsi aktivitas tingkat rendah yang menyelesaikan bagian-bagian dari use case inti.

Catatan: Beberapa use case dapat sepenuhnya ditentukan hingga Tingkat II. Anda berhenti ketika Anda memiliki cukup detail, diperoleh secara tepat waktu dan cukup saja.
Spesifikasi Use Case Rinci
Use case rinci adalah representasi teks yang menggambarkan urutan kejadian bersama informasi use case lain yang relevan dalam format tertentu. Orang biasanya menggunakan template use case standar untuk mendokumentasikan informasi use case rinci.

Templat Use Case – Contoh Penarikan Tunai ATM
Seperti yang disebutkan sebelumnya, use case memiliki berbagai gaya notasi (misalnya, diagramatik, UML, format teks). Terlepas dari notasi yang digunakan, harus mudah dipahami. Anda dapat menggunakan templat seperti yang dibuat oleh Alistair Cockburn, atau pilih templat yang paling sesuai dengan tim Anda.
| Spesifikasi Use Case | ||
|---|---|---|
| Nama Kasus Penggunaan: | Tarik Tunai | |
| Pemain: | Pelanggan (utama), Sistem Bank (sekunder) | |
| Deskripsi Singkat: | Memungkinkan setiap pelanggan bank untuk menarik uang dari rekening bank mereka. | |
| Prioritas: | Harus ada | |
| Status: | Rincian sedang | |
| Prasyarat: | Pelanggan bank memiliki kartu untuk dimasukkan ke ATM ATM sedang online dan berfungsi dengan normal |
|
| Pasca kondisi: |
|
|
| Alur Dasar: |
|
|
| Alur Alternatif: | 2a. Kartu tidak valid 2b. Kartu dimasukkan terbalik 5a. Kartu dicuri 5b. PIN tidak valid 10a. Uang tunai tidak mencukupi di mesin 10b. Nilai uang tunai salah di mesin 11a. Penarikan melebihi batas penarikan 12a. Dana tidak mencukupi di rekening bank pelanggan 14a. Kartu bank macet di mesin 15a. Pelanggan tidak mengambil kartu bank 16a. Uang tunai macet di mesin 17a. Pelanggan gagal mengambil uang tunai
|
|
| Aturan Bisnis: | B1: Format PIN B2: Jumlah percobaan PIN B3: Pilihan layanan B4: Pilihan jumlah B5: Batas penarikan B6: Kartu harus diambil sebelum uang tunai dikeluarkan |
|
| Persyaratan Non-Fungsional: | NF1: Waktu untuk menyelesaikan transaksi NF2: Keamanan entry PIN NF3: Waktu yang diizinkan untuk mengambil kartu dan uang tunai NF4: Dukungan bahasa NF5: Dukungan untuk pengguna tunanetra dan pengguna dengan penglihatan terbatas |
|