Apa itu ArchiMate? Kerangka Kerja, Lapisan, Aspek & Integrasi TOGAF

ArchiMate adalah standar terbuka yang dipelihara oleh Forum ArchiMate The Open Group.

Versi berikutnya dirilis secara berkala, dengan yang terbaru adalah ArchiMate 3.0, diterbitkan pada pertengahan 2016. Ini mencakup spesifikasi bahasa pemodelan arsitektur perusahaan serta kerangka kerja ArchiMate.

Dalam ArchiMate, sebuah model didefinisikan sebagai ‘kumpulan konsep’, dan konsep didefinisikan sebagai ‘elemen atau hubungan’. Spesifikasi bahasa pemodelan arsitektur perusahaan memberikan definisi dan penjelasan yang tepat mengenai konsep-konsep khusus dalam bidang arsitektur perusahaan. Bahasa pemodelan ini dapat digunakan untuk merepresentasikan arsitektur perusahaan serta menggambarkan evolusi mereka seiring waktu.

Kerangka Kerja ArchiMate

ArchiMate Framework Overview

ArchiMate Framework Diagram

Gambar 1: Kerangka kerja ArchiMate sebagaimana didefinisikan dalam spesifikasi ArchiMate 3.0.

[Sumber: Spesifikasi ArchiMate 3.0, Standar The Open Group. The Open Group, 2016.]

ArchiMate Framework Layers and Aspects

ArchiMate Framework Animation

Kerangka kerja ArchiMate (seperti ditunjukkan pada Gambar 1) mendukung klasifikasi entitas inti yang didefinisikan dalam bahasa pemodelan ArchiMate. Kerangka ini mengorganisasi entitas inti ini berdasarkan dua dimensi.

Dimensi pertama menetapkan entitas inti ke berbagai lapisan model arsitektur perusahaan. Dalam ArchiMate 3.0 yang diperbarui, model arsitektur perusahaan dibagi menjadi lapisan-lapisan yang mencakup Strategi (misalnya, kemampuan), Bisnis (misalnya, aktor bisnis), Aplikasi (misalnya, fungsi aplikasi), Teknologi (misalnya, artefak), Fisik (misalnya, fasilitas), dan Implementasi & Migrasi (misalnya, hasil yang dihasilkan). Dalam representasi grafis dari entitas individu, lapisan yang dimiliki suatu entitas ditunjukkan dengan warna yang berbeda.

Dimensi kedua terdiri dari empat aspek, yang mana entitas inti ditetapkan. Dalam notasi grafis elemen, penugasan ke suatu aspek divisualisasikan menggunakan bentuk yang berbeda. Aspek pertama adalah Struktur Aktif, yang menangkap subjek yang menunjukkan perilaku nyata (siapa?). Elemen struktur aktif direpresentasikan dengan kotak sudut persegi dan ikon di sudut kanan atas. Aspek Perilaku merepresentasikan perilaku yang dilakukan oleh elemen struktur aktif (bagaimana?), dan divisualisasikan dengan kotak sudut melengkung dan ikon di sudut kanan atas. Struktur Pasif merepresentasikan objek yang menjadi sasaran perilaku (apa?). Tidak ada metode berbasis bentuk yang universal untuk memvisualisasikannya secara global.

Akhirnya, Motivasi adalah aspek keempat dari kerangka kerja ArchiMate (mengapa?). Elemen yang ditugaskan ke aspek ini divisualisasikan dengan kotak diagonal dan juga diberi warna, menunjukkan bahwa aspek ini juga membentuk suatu lapisan.

ArchiMate Language Symbols and Assignments

ArchiMate Elements Animation

Gambar 2: Kutipan simbol bahasa untuk elemen-elemen bahasa pemodelan ArchiMate, termasuk definisinya, penugasan ke lapisan dan aspek, serta ikon yang ditetapkan.

Seperangkat ikon penghubung dapat digunakan untuk mengklasifikasikan dan memvisualisasikan hubungan antar elemen-elemen ini. Jenis hubungan umum yang didefinisikan dalam ArchiMate mencakup Hubungan Struktural, Hubungan Ketergantungan, Hubungan Dinamis, dan Hubungan Lainnya. Gambar 3 menyajikan kutipan dari jenis hubungan ini, definisinya, dan ikon-ikonya.

ArchiMate Relationship Types

ArchiMate Relationships Animation

Gambar 3: Kutipan jenis hubungan dalam ArchiMate, definisinya, dan ikon-ikonya. [Berdasarkan: Spesifikasi ArchiMate 3.0, Standar The Open Group. The Open Group, 2016.]

Hubungan antara ArchiMate dan TOGAF

ArchiMate sangat terkait dengan standar TOGAF dan menyediakan bahasa pemodelan yang dapat diterapkan pada model yang dibuat dalam TOGAF. Kerangka kerja ArchiMate dapat dipetakan ke ADM TOGAF, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 4.

ArchiMate to TOGAF ADM Mapping

ArchiMate TOGAF Mapping Animation

Gambar 4: Pemetaan kerangka kerja ArchiMate ke ADM TOGAF. [Berdasarkan: Spesifikasi ArchiMate 3.0, Standar The Open Group. The Open Group, 2016.]

Kelebihan dan Kekurangan ArchiMate

Salah satu kelebihan ArchiMate adalah memungkinkan visualisasi arsitektur pada lapisan-lapisan individu sekaligus menjelaskan hubungan lintas lapisan, seperti yang ditunjukkan dalam contoh pada Gambar 5.

Single-Layer and Cross-Layer EA Models

Cross-Layer Example Animation

Gambar 5: Contoh model arsitektur perusahaan satu lapisan dan lintas lapisan.

[Sumber: Spesifikasi ArchiMate 3.0, Standar The Open Group. The Open Group, 2016.]

Selain itu, ArchiMate menyediakan daftar panjang entitas arsitektur perusahaan, metamodel yang telah ditentukan sebelumnya, beberapa pandangan standar yang disederhanakan, serta dokumentasi publik yang komprehensif. Dukungan alat juga tersedia untuk pemodelan arsitektur perusahaan menggunakan bahasa deskripsi arsitektur ini [BBL12].

Salah satu kekurangan ArchiMate adalah ekstensibilitasnya yang terbatas. Selain itu, beberapa konsep bersifat ambigu, dan pemodel harus menjalani pelatihan untuk menerapkan kerangka kerja ini secara sukses. Akhirnya, saat menerapkan ArchiMate, pemetaan terminologi sering diperlukan untuk menetapkan konsep yang ada ke konsep ArchiMate.

Spesifikasi ArchiMate 3.0 tersedia untuk diunduh atau dilihat secara daring.

Leave a Reply