
3355 Kerangka Kerja Scrum
Mengapa Scrum? Tim pengembangan perangkat lunak sering menghadapi titik sakit berikut (dan ==> solusi yang disarankan Scrum):
- Produk tidak berguna, bekerja seperti anjing, namun tanpa rasa pencapaian.
==> Increment yang Dapat Dikirimkan - Rencana tidak bisa mengikuti perubahan. Persyaratan berubah terlalu cepat, sehingga sulit untuk fokus pada satu hal saja.
==> Siklus iteratif dan singkat - Tim bisnis dan pengembangan selalu berseteru, pengguna selalu mengeluh.
==> Terbuka dan Komunikasi - Waktu terbatas, pekerjaan berat, semua hal dianggap prioritas, selalu menghadapi keadaan darurat, tugas yang belum selesai, dan kecemasan.
==> Berbasis nilai pelanggan dan prioritas produk - Semua tekanan dan risiko terkonsentrasi di tahap akhir—semakin lama semakin sibuk dan kacau.
==> Konsep WIP (Pekerjaan dalam Proses) dan Produk Minimum yang Layak (MVP) - Kebiasaan dan proses yang baik tidak bertahan—hanya menghilang saja.
==> Peran yang jelas, acara, artefak, dan aturan untuk memperkuat praktik terbaik tim (yaitu, kerangka kerja dan nilai Scrum, yang persis seperti yang dibutuhkan 3355) - Tanpa bantuan, tim terus kalah, semangat turun, keseimbangan kerja-hidup terganggu—kelelahan berlebihan dan pengunduran diri mengikuti.
==> Perkiraan backlog produk yang transparan, papan Scrum, kecepatan tim, dan grafik pengurangan beban kerja, memastikan kemajuan yang adil dan beban kerja seimbang.