Baik tim sedang mengembangkan produk maupun proyek, kita perlu menjawab: ‘Kapan kita bisa menyelesaikannya?’ atau ‘Seberapa jauh kita bisa mengirimkannya pada waktu tertentu?’ Sama seperti dalam model pengembangan tradisional, kita perlu memperkirakan beban kerja sebelum memulai proyek.
Perkiraan Agile memiliki tiga ciri berikut:
Perkiraan Kolaboratif Tim
Dalam Scrumpengembangan, tim berbagi tanggung jawab dan bekerja secara kolektif menuju setiap Sprint. Oleh karena itu, tim Agile menggunakan teknik perkiraan kolaboratif untuk memperkirakan beban kerja. Perkiraan kolaboratif biasanya menggunakan Planning Poker sebagai alat, di mana tim bermain permainan perkiraan secara bersamaan. Planning Poker dianggap salah satu teknik paling efektif dan menarik untuk memperkirakan usaha dalam Agilepengembangan. Terdiri dari kumpulan angka serupa Fibonacci: 0, 0,5, 1, 2, 3, 5, 8, 20, 40, ?, ∞. Setiap deck berisi empat set angka Fibonacci ini, dirancang untuk digunakan oleh hingga empat anggota tim.
Akurasi Perkiraan Kelompok dibandingkan Perkiraan Individu
Sebuah penelitian tentang akurasi perkiraan usaha antara individu dan kelompok dalam eksperimen proyek perangkat lunak mengungkapkan bahwa 20 profesional perangkat lunak dari perusahaan yang sama secara terpisah memperkirakan usaha yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan proyek perangkat lunak yang sama. Peserta memiliki latar belakang dan peran, dan proyek perangkat lunak tersebut telah diimplementasikan sebelumnya. Kemudian, mereka dibagi menjadi lima tim. Setiap tim membahas dan menggabungkan pengetahuan mereka untuk mencapai satu perkiraan bersama.
Hasil: Perkiraan berdasarkan diskusi kelompok lebih akurat dibandingkan perkiraan individu.
Langkah-langkah Bermain Planning Poker
- Setiap anggota tim menerima satu set kartu yang berisi: 0, 0,5, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 20, 40, ?, ∞ — total 12 kartu.
- Tim Product Ownermembacakan deskripsi cerita pengguna atau fitur kepada tim.
- Anggota tim membahas fitur dan mengajukan pertanyaan kepada Product Owner jika diperlukan.
- Setelah diskusi, setiap anggota memilih kartu yang mewakili perkiraan mereka dan mengungkapkannya secara bersamaan.
- Jika perkiraan berbeda secara signifikan, tim membahas: Apakah kita setuju? Faktor apa yang terlewat? Orang dengan perkiraan tertinggi atau terendah harus menjelaskan alasan mereka sebelum putaran pemungutan suara berikutnya.
- Setelah diskusi, tim dapat melalui putaran lain hingga tercapai kesepakatan.
- Kembali ke langkah 2 dan mulai memperkirakan item backlog berikutnya.
Memperkirakan Ukuran, Bukan Waktu — Menggunakan Perkiraan Relatif Daripada Perkiraan Absolut
Perkiraan hanyalah tebakan yang berdasarkan pengetahuan dan pengalaman. Kita menggunakan semua pengetahuan dan pengalaman yang tersedia untuk memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan. Alih-alih mengevaluasi setiap item kerja baru secara terpisah, mengapa tidak membandingkannya dengan item yang telah selesai sebelumnya? Manusia lebih baik dalam memahami objek dengan ukuran serupa daripada menebak ukuran absolut.
Sebagai contoh: Apakah ini mendekati item yang sangat kecil ini? Atau lebih mirip proyek berukuran sedang ini? Atau benar-benar besar, seperti yang kita selesaikan bulan lalu? Perkiraan relatif tidak hanya mengurangi waktu yang dihabiskan untuk perkiraan, tetapi juga secara signifikan meningkatkan akurasi.
Otak kita tidak terlalu baik dalam perkiraan absolut — kita selalu menghubungkan hal-hal baru yang perlu kita perkirakan dengan apa yang sudah kita ketahui.

Estimasi Titik Cerita
Mengestimasi Kecepatan — Mencatat dan Rata-rata Kecepatan Tim per Sprint
Kecepatan tim kecepatanadalah jumlah titik ceritayang tim Scrumyang benar-benar selesai dalam satu Sprint. Kecepatan tim memberi tahu Anda seberapa cepat tim bekerja. Untuk proyek baru atau tim (tanpa catatan kecepatan sebelumnya), kita dapat melakukan 1–2 Sprint untuk mengukur dan menetapkan kecepatan awal. Selama pelaksanaan Sprint, kita mencatat kecepatan tim setiap Sprint untuk perencanaan di masa depan.

Mengestimasi Kecepatan Cerita Pengguna
Kami mengestimasi jumlah total titik cerita dalam Backlog Produk. Dengan mengetahui kecepatan rata-rata per Sprint, kita dapat menghitung berapa banyak Sprint yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek — sehingga memperkirakan durasi proyek. Seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Perkiraan Durasi Proyek Scrum