Pembelajaran Cepat ArchiMate Bagian 5 – Lapisan Diperluas
Beberapa tahap pengembangan TOGAF tidak termasuk dalam ArchiMate Core karena TOGAF memiliki cakupan yang lebih luas, terutama menangani isu strategis yang lebih maju dan aspek teknis tingkat rendah dalam pengembangan sistem, sementara ArchiMate Core terbatas pada tingkat abstraksi arsitektur perusahaan.
Namun, lapisan-lapisan diperluas baru yang dijelaskan dalam ArchiMate 3.0 menangani masalah tambahan ini. Mereka mendefinisikan konsep-konsep seperti tujuan, prinsip, dan persyaratan, serta konsep yang berfokus pada perencanaan dan migrasi.
ArchiMatepenggunaan yang paling efektif adalah dalam menghasilkan sudut pandang. Satu fungsi/proses/layanan dalam suatu arsitektur dapat direpresentasikan dengan berbagai cara, tergantung pada pemangku kepentingan yang meninjau status pengembangan.
Beberapa tahap pengembangan TOGAF tidak termasuk dalam ArchiMate Core karena TOGAF memiliki cakupan yang lebih luas, terutama menangani isu strategis yang lebih maju dan aspek teknis tingkat rendah dalam pengembangan sistem, sementara ArchiMate Core terbatas pada tingkat abstraksi arsitektur perusahaan.
Namun, lapisan-lapisan diperluas baru yang dijelaskan dalam ArchiMate 3.0 menangani masalah tambahan ini. Mereka mendefinisikan konsep-konsep seperti tujuan, prinsip, dan persyaratan, serta konsep yang berfokus pada perencanaan dan migrasi.
ArchiMatepenggunaan yang paling efektif adalah dalam menghasilkan sudut pandang. Satu fungsi/proses/layanan dalam suatu arsitektur dapat direpresentasikan dengan berbagai cara, tergantung pada pemangku kepentingan yang meninjau status pengembangan.
Manajemen senior perlu mengetahui bagaimana kebutuhan, tujuan, dan prinsip mereka dipenuhi. Manajer unit bisnis ingin memastikan bahwa layanan dan produk akan memberikan nilai yang sesuai kepada pelanggan. Manajer aplikasi, data, dan sistem TI harus memastikan mereka dapat menyediakan kerangka pendukung untuk layanan dan produk.
Hubungan Antara Lapisan ArchiMate dan TOGAF
Dalam artikel ini, kami akan merujuk ke Gambar 1 untuk memeriksa hubungan antara ArchiMate dan TOGAF.
Pendahuluan artikel-artikel ini menjelaskan bahwa ArchiMate, yang dikembangkan oleh The Open Group, erat kaitannya dengan model TOGAF. Sebagian besar hubungan tersebut berkaitan dengan tahap pengembangan arsitektur BD, tetapi baru-baru ini The Open Group telah menambahkan konsep motivasi serta implementasi dan migrasi. Hal ini membuat alat pemodelan efektif di seluruh proses TOGAF ADM.
Konsep Inti (Lapisan Inti)
Konsep standar dalam ArchiMate menyediakan representasi grafis dari berbagai elemen dalam kerangka arsitektur. Elemen-elemen tersebut mencakup aktor, peran, layanan, fungsi, kolaborasi, objek data dan aplikasi, proses, dan lainnya. Setiap tahap pengembangan arsitektur TOGAF (Bisnis, Arsitektur Sistem Informasi, dan Teknologi) memiliki kumpulan konsep yang unik.


Diagram di atas menggambarkan pemetaan antara tahap B, C, D dan lapisan ArchiMate. Perhatikan bahwa tahap B dipetakan ke Lapisan Bisnis ArchiMate, tahap C dipetakan ke Lapisan Aplikasi, dan tahap D dipetakan ke Lapisan Teknologi. Lapisan aplikasi dalam ArchiMate menangani elemen data dan aplikasi.
Ini adalah inti dari ArchiMate. Setiap lapisan dibagi menjadi tiga jenis konsep: struktur pasif, perilaku, dan struktur aktif. Elemen struktur pasif dibaca dan ditulis oleh elemen struktur aktif. Elemen perilaku menggambarkan transaksi antara elemen struktur aktif dan pasif, serta antar elemen struktur aktif.
Contoh elemen struktur pasif adalah kontrak, objek data, dan produk. Aktor, peran, kolaborasi, dan elemen lain yang mewakili struktur aktif. Fungsi, proses, dan peristiwa adalah beberapa elemen yang mewakili struktur perilaku.
Motivasi (Lapisan Strategi dan Motivasi)
Konsep motivasi berlaku untuk pengembangan kemampuan arsitektur.

Konsep-konsepnya mencakup pemangku kepentingan, penilaian, penggerak, tujuan, prinsip, keterbatasan, dan persyaratan. Konsep-konsep ini membantu memahami bagaimana arsitektur perusahaan tetap selaras dengan lingkungannya, orang atau organisasi yang memengaruhi, membimbing, atau membatasinya, serta faktor internal atau eksternal yang memengaruhi rencana dan tujuan.
Implementasi dan Migrasi (Lapisan Implementasi dan Migrasi)
Konsep implementasi dan migrasi dalam ArchiMate berlaku untuk perencanaan transisi dan tata kelola arsitektur. Konsep-konsepnya mencakup paket kerja, hasil yang dihasilkan, celah, dan dataran.

Konsep-konsep ini membantu memahami rencana/proyek untuk implementasi, hasil dan dampak yang dihasilkan sebagai bagian dari implementasi, serta arsitektur dasar, transisi, dan target. Perbedaan antara status arsitektur ditangani dalam rencana migrasi.
Ringkasan
Artikel ini memberikan gambaran ringkas tentang bagaimana ArchiMate dipetakan ke model TOGAF, khususnya terkait ADM.
Artikel berikutnya akan memberikan pengantar mendalam tentang konsep-konsep standar.
- Apa itu ArchiMate?
- Panduan Lengkap Sudut Pandang ArchiMate
- Pembaruan ArchiMate 3
- Apa yang Baru di ArchiMate 3?
- Menggunakan Alat ArchiMate dengan TOGAF ADM
- Bagaimana Cara Menggunakan Aliran Nilai dalam ArchiMate 3.1?
- Apa yang Baru di ArchiMate 3.1