Cara Menggunakan Papan Scrum untuk Pengembangan Agile

Scrum Papan (juga dikenal sebagai Papan Tugas Scrum) adalah alat yang membantu tim membuat item-item Sprint Backlog menjadi terlihat. Papan dapat memiliki berbagai bentuk—manual (misalnya papan tulis dan catatan sticky) atau virtual (misalnya alat perangkat lunak)—tetapi terlepas dari penampilannya, papan ini melakukan fungsi yang sama. Papan Scrum adalah pusat perhatian dari setiap proyek agile dan tempat yang sangat baik untuk mengadakan rapat stand-up. Papan ini diperbarui dan dipelihara oleh tim dan menampilkan semua item selama Scrum harian, membantu tim fokus pada tugas yang tersisa dan prioritas mereka.

Mengapa Menggunakan Papan Scrum

  • Mendorong Interaksi dan Diskusi Tim – Sepanjang hari, anggota tim, pemangku kepentingan, bahkan tim lain berhenti di papan untuk membahas kemajuan. Jika papan ditempatkan dekat tim dan sangat terlihat, hal ini terjadi jauh lebih sering.
  • Keterlihatan – Siapa pun yang lewat dapat dengan cepat menilai kemajuan tim dalam iterasi tersebut. Tidak ada catatan sticky? Cerita itu telah selesai. Hanya kartu hijau, tidak ada pink? Hanya pengujian yang tersisa. Banyak kartu pink? Banyak kerusakan.
  • Membantu Tim Baru Memvisualisasikan Scrum – Lebih mudah bagi tim baru tim Scrum untuk memahami proses ketika mereka dapat melihat dan menyentuh konten nyata tepat di depan mereka.
  • Mendukung Komitmen Penuh Tim – Dengan seluruh tim melihat semua tugas setiap hari, tidak ada yang hanya fokus pada tugas ‘mereka’. Dengan alat pelacakan tugas, terlalu mudah untuk membuat tampilan ‘Tugas Saya’ dan menyembunyikan sisanya.

Di mana Menempatkan Papan Scrum?

Sangat penting bahwa Papan Scrum terlihat oleh sebanyak mungkin anggota tim dan dapat diakses oleh semua orang. Biasanya, papan ditempatkan di dinding besar atau jendela (berkreasilah!). Ruang kantor manajer atau ruang rapat bukan lokasi ideal karena tidak selalu dapat diakses. Yang paling penting, setiap anggota tim harus merasa memiliki papan tersebut—papan ini merepresentasikan kerja tim yang esensial untuk keberhasilan dan menunjukkan bahwa semua orang bertanggung jawab atas keberhasilan (dan kegagalan) tersebut.

Format Papan Scrum

Scrum tidak menentukan format tertentu untuk Papan Scrum. Tim menentukan cara terbaik untuk menyajikan informasi yang dibutuhkan. Semua pengembang harus dapat melihat dan memanipulasi papan sebagai tim. Biasanya, papan dibagi menjadi kolom-kolom progresif—seperti To Do, In Progress, dan Done. Catatan sticky mewakili item-item Sprint Backlog dan dapat dipindahkan antar kolom untuk mencerminkan kemajuan mereka (lihat Definisi Selesai).
Scrum Board
Papan Scrum
Seperti ditunjukkan di atas, ketika seorang anggota tim pengembangan mulai mengerjakan suatu tugas, mereka memindahkan catatan sticky ke kolom ‘Sedang Dikerjakan’. Ketika mereka menyelesaikan item Sprint Backlog, mereka memindahkan catatan ke kolom ‘Selesai’. Tugas yang telah diverifikasi kemudian dipindahkan ke ‘Tertutup’, dan pengembang yang menangani tugas tersebut kini dapat memilih tugas baru. Setiap Papan Scrum berlangsung selama durasi satu Sprint. Sprint baru mengharuskan tim untuk membuat Papan Scrum baru atau mengatur ulang papan yang sudah ada.

Alat Perangkat Lunak Papan Tugas Scrum

Ada banyak alternatif digital untuk papan fisik—alat seperti Visual Paradigm’s Scrum Process Canvas memungkinkan manajemen kolaboratif dan pelacakan perubahan, melampirkan komentar dan dokumen ke artefak sebagai komponen fitur lengkap. Bahkan, alat ini memungkinkan Anda mengelola seluruh proses Scrum Anda dalam satu halaman.
Scrum Task Board Software
Perangkat Lunak Papan Tugas Scrum
Kanvas Proses Scrum satu halaman sangat berguna untuk Master Scrum dan Pemilik Produkuntuk menavigasi seluruh proses Scrum secara mulus, terutama untuk tim jarak jauh. Ini memungkinkan:
  • Navigasi tanpa hambatan melalui seluruh proses Scrum pada Kanvas Proses Scrum yang dirancang dengan baik, ideal untuk tim jarak jauh
  • Pelaksanaan cepat, mudah, dan tanpa hambatan terhadap acara dan aktivitas Scrum
    • Manajemen backlog, pemeliharaan, dan penyempurnaan menggunakan Pemetaan Cerita Pengguna
    • Memrioritaskan cerita pengguna dan tugas, serta mengelola Spikes dengan tabel terhubung
    • Perencanaan Sprint menggunakan Backlog Produk dan Backlog Sprint
    • Keterlibatan penuh tim, terlepas dari lokasi anggota tim
    • Akses online terhadap artefak, acara, dan peran kapan saja, di mana saja
    • Hasilkan artefak menggunakan petunjuk dan templat yang tertanam
    • Simpan artefak (grafik, formulir, tabel, gambar) dan sumber daya terkait dalam Lemari Dokumen terpusat
    • Ekspor otomatis cerita pengguna dan tugas ke manajer tugas
    • Dan masih banyak lagi…
Pemetaan Cerita Pengguna
User Story Mapping
Pemetaan Cerita Pengguna
Mengelola Tugas Cerita Pengguna
Managing User Story Tasks
Mengelola Tugas Cerita Pengguna
Mencatat Scrum Harian
Recording Daily Scrum
Mencatat Scrum Harian

Leave a Reply