Fabel bisnis tentang Ayam dan Babi menjelaskan peran Babi dan Ayam dalam proses Scrum. Ini adalah cara untuk membedakan peran dalam dunia Scrum /Agile dunia. Peran sangat penting bagi kelenturan. Mereka bersifat tetap, menjadi dasar setiap keputusan, dan menentukan hubungan interpersonal paling mendasar dalam Scrum.
Fabel Babi dan Ayam
Fabel Babi dan Ayam menggambarkan tingkat keterlibatan yang berbeda dari para pemangku kepentingan dalam suatu proyek. Fabel dasarnya seperti ini:
Babi dan Ayam sedang berjalan di sepanjang jalan.
Ayam berkata: “Hei Babi, saya pikir kita harus membuka restoran!”
Babi menjawab: “Hmm, mungkin. Bagaimana kita menyebutnya?”
Ayam menjawab: “Bagaimana kalau ‘Ham dan Telur’?”
Babi berpikir sejenak dan berkata: “Tidak, terima kasih. Saya akan terlibat penuh, tetapi kamu hanya terlibat sebagian.”
Kadang-kadang, cerita ini berupa teka-teki;
Pertanyaan: Apa perbedaan antara ayam dan babi dalam sarapan bacon dan telur?
Jawaban: Ayam terlibat, tetapi babi terlibat penuh!
Babi dan Ayam dalam Scrum
Babi dan Ayam dalam Konteks Scrum
Fabel bisnis tentang Babi dan Ayam tentang komitmen terhadap suatu proyek atau usaha. Saat memproduksi piring ham dan telur, babi menyediakan ham, yang membutuhkan pengorbanan, sementara ayam menyediakan telur, yang lebih sedikit membutuhkan usaha untuk diproduksi. Oleh karena itu, babi terlibat penuh dalam hidangan tersebut, sementara ayam hanya terlibat sebagian, namun keduanya sangat penting untuk menciptakan hidangan tersebut.
Dalam konteks Scrum, ayam berkontribusi terhadap produk yang akan dikembangkan, tetapi babi menentukan bagaimana produk tersebut akan selesai dan dengan kecepatan seperti apa dapat dikirimkan. Dengan demikian, babi mencakup anggota tim pengembangan, sementara Product Owner dan Scrum Master—yang mewakili ayam—bertanggung jawab mengatur beberapa acara Scrum, terutama selama stand-up Scrum. Pelanggan, pemasok, manajer, dan pemangku kepentingan kunci lainnya yang memiliki visi sebenarnya adalah ayam dalam Scrum.