Memahami Diagram Kasus Penggunaan: Konsep, Contoh, dan Hubungan

Diagram kasus penggunaan merupakan bagian penting dari Bahasa Pemodelan Terpadu (UML), menyediakan representasi visual dari kebutuhan fungsional suatu sistem dari sudut pandang pengguna. Artikel ini membahas konsep-konsep utama diagram kasus penggunaan, mengilustrasikan komponen-komponennya melalui contoh, dan menjelaskan bagaimana kasus penggunaan dasar, kasus penggunaan yang diperluas, dan kasus penggunaan yang disertakan berkaitan dengan templat kasus penggunaan dan diagram urutan.

Konsep Utama Diagram Kasus Penggunaan

Aktor

Aktor mewakili pengguna atau sistem eksternal yang berinteraksi dengan sistem. Mereka bisa berupa pengguna manusia, sistem lain, atau perangkat keras. Aktor digambarkan sebagai gambar orang batang atau kotak bertanda di luar batas sistem.

Kasus Penggunaan

Kasus penggunaan mewakili fungsi atau layanan yang disediakan oleh sistem. Mereka menggambarkan interaksi antara aktor dan sistem untuk mencapai tujuan tertentu. Kasus penggunaan digambarkan sebagai oval di dalam batas sistem.

Hubungan

Hubungan menunjukkan interaksi antara aktor dan kasus penggunaan, serta ketergantungan antar kasus penggunaan. Hubungan utama dalam diagram kasus penggunaan adalah:

  • Asosiasi: Garis yang menghubungkan aktor ke kasus penggunaan, menunjukkan bahwa aktor berpartisipasi dalam kasus penggunaan tersebut.
  • Sertakan: Panah putus-putus yang mengarah dari kasus penggunaan dasar ke kasus penggunaan yang disertakan, menunjukkan bahwa kasus penggunaan yang disertakan merupakan bagian wajib dari kasus penggunaan dasar.
  • Perluas: Panah putus-putus yang mengarah dari kasus penggunaan yang diperluas ke kasus penggunaan dasar, menunjukkan bahwa kasus penggunaan yang diperluas menambahkan perilaku opsional ke kasus penggunaan dasar dalam kondisi tertentu.

Contoh: Sistem ATM

Mari kita pertimbangkan sistem ATM (Mesin Penebus Otomatis) untuk mengilustrasikan konsep diagram kasus penggunaan dan hubungannya dengan templat kasus penggunaan serta diagram urutan.

Diagram Kasus Penggunaan

Diagram kasus penggunaan untuk sistem ATM ditunjukkan di bawah ini:

Use Case Diagram notations guide - Visual Paradigm

Aktor:

  • Pengguna

Kasus Penggunaan:

  • Masuk
  • Tarik tunai
  • Periksa saldo
  • Donasi uang untuk amal
  • Transfer uang
  • Bayar tagihan

Hubungan:

  • Use case “Login” adalah use case dasar yang mencakup use case lain seperti “Tarik tunai”, “Periksa saldo”, “Donasi uang untuk amal”, “Transfer uang”, dan “Bayar tagihan”.
  • Use case “Login” memiliki titik ekstensi untuk menangani kata sandi yang tidak valid dan waktu sesi habis.

Templat Use Case

Templat use case menyediakan dokumentasi rinci untuk setiap use case, termasuk deskripsi, aktor, prasyarat, pasca kondisi, dan alur kejadian.

Contoh: Templat Use Case untuk “Login”

  • Nama Use Case: Login
  • Aktor: Pengguna
  • Prasyarat: Pengguna berada di mesin ATM.
  • Pasca kondisi: Pengguna telah masuk, atau pesan kesalahan ditampilkan.
  • Alur Kejadian:
    1. Pengguna memasukkan kartu ATM.
    2. Sistem meminta kata sandi.
    3. Pengguna memasukkan kata sandi.
    4. Sistem memvalidasi kata sandi.
    5. Jika kata sandi benar, sistem akan memasukkan pengguna.
    6. Jika kata sandi salah, sistem menangani kata sandi yang tidak valid (ekstensi).
    7. Jika sesi habis waktu, sistem menangani waktu habis sesi (ekstensi).

Titik Ekstensi:

  • Kata Sandi Tidak Valid:
    • Kondisi: Kata sandi yang dimasukkan salah.
    • Alur:
      1. Sistem menampilkan pesan kesalahan.
      2. Sistem meminta kata sandi lagi.
  • Waktu Habis Sesi:
    • Kondisi: Pengguna tidak aktif selama periode tertentu.
    • Alur:
      1. Sistem keluar dari akun pengguna.
      2. Sistem menampilkan pesan waktu habis.

Diagram Urutan

Diagram urutan memodelkan perilaku dinamis suatu sistem dengan menunjukkan bagaimana objek berinteraksi seiring waktu. Mereka berfokus pada urutan pesan yang ditukar antar objek.

Contoh: Diagram Urutan untuk “Masuk”

Diagram urutan untuk kasus penggunaan “Masuk” ditunjukkan di bawah ini:

Objek:

  • Pengguna
  • ATM
  • Sistem Bank

Pesan:

  1. Pengguna memasukkan kartu ATM.
  2. ATM mengirim permintaan ke sistem bank untuk memvalidasi kartu.
  3. Sistem bank memvalidasi kartu dan mengirim respons ke ATM.
  4. ATM meminta kata sandi.
  5. Pengguna memasukkan kata sandi.
  6. ATM mengirim permintaan ke sistem bank untuk memvalidasi kata sandi.
  7. Sistem bank memvalidasi kata sandi dan mengirim respons ke ATM.
  8. Jika kata sandi benar, ATM melakukan login pengguna.
  9. Jika kata sandi salah, ATM menangani kata sandi yang tidak valid (perluas).
  10. Jika sesi habis waktu, ATM menangani waktu habis sesi (perluas).

Hubungan Antara Diagram

Use Case Dasar dan Sertakan

Use case “Login” adalah use case dasar yang mencakup use case lain seperti “Tarik tunai”, “Periksa saldo”, “Donasi uang untuk amal”, “Transfer uang”, dan “Bayar tagihan.” Ini berarti pengguna harus login sebelum melakukan salah satu tindakan ini. Hubungan sertakan digambarkan sebagai panah putus-putus yang mengarah dari use case dasar ke use case yang disertakan.

Perluas

Use case “Login” memiliki titik perluasan untuk menangani kata sandi yang salah dan waktu habis sesi. Hubungan perluas digambarkan sebagai panah putus-putus yang mengarah dari use case perluas ke use case dasar. Use case perluas menambahkan perilaku opsional ke use case dasar dalam kondisi tertentu.

Templat Use Case dan Diagram Urutan

Templat use case memberikan deskripsi rinci tentang use case, termasuk alur kejadian. Diagram urutan memvisualisasikan perilaku dinamis use case dengan menunjukkan interaksi antar objek seiring waktu. Alur kejadian dalam templat use case sesuai dengan urutan pesan dalam diagram urutan.

Kesimpulan

Diagram use case sangat penting untuk menangkap kebutuhan fungsional suatu sistem dari sudut pandang pengguna. Dengan memahami konsep kunci seperti aktor, use case, dan hubungan, serta mengintegrasikan diagram use case dengan templat use case dan diagram urutan, Anda dapat secara efektif memodelkan perilaku suatu sistem. Contoh sistem ATM menggambarkan bagaimana use case dasar, perluas, dan use case sertakan berhubungan dengan templat use case dan diagram urutan, memberikan gambaran komprehensif mengenai kebutuhan dan perilaku sistem.

Referensi

  1. Diagram Urutan – Visual Paradigm

    • Artikel ini menjelaskan bahwa diagram urutan adalah diagram interaksi yang menekankan urutan waktu pesan. Artikel ini menjelaskan bagaimana diagram urutan menggambarkan objek dan kelas yang terlibat dalam suatu skenario serta urutan pesan yang ditukar di antara mereka.
    • Diagram Urutan – Visual Paradigm 11
  2. Apa itu Diagram Urutan?

    • Panduan ini memberikan gambaran umum tentang diagram urutan, menjelaskan bahwa mereka adalah diagram interaksi yang mendetailkan bagaimana operasi dilakukan, termasuk pesan apa yang dikirim dan kapan. Panduan ini juga membahas bagaimana diagram urutan diatur berdasarkan waktu.
    • Apa itu Diagram Urutan? 12
  3. Bagaimana Cara Menggambar Diagram Urutan?

    • Panduan langkah demi langkah ini menunjukkan cara membuat diagram urutan UML menggunakan Visual Paradigm. Ini mencakup petunjuk penggunaan editor untuk membuat diagram urutan dengan lifeline dan pesan.
    • Bagaimana Cara Menggambar Diagram Urutan? 13
  4. Bagaimana Cara Menggambar Diagram Urutan UML?

    • Tutorial ini memberikan panduan langkah demi langkah dalam menggambar diagram urutan UML, dimulai dari diagram kelas sederhana dan memodelkan pemanggilan metode dinamis yang terkait dengan kelas controller.
    • Cara Menggambar Diagram Urutan UML? 14
  5. Tutorial Diagram Urutan – Visual Paradigm

    • Tutorial ini menjelaskan apa itu diagram urutan dan memberikan petunjuk langkah demi langkah tentang cara menggambarnya. Ini juga mendorong pengguna untuk membuat diagram urutan mereka sendiri menggunakan Visual Paradigm Online.
    • Tutorial Diagram Urutan – Visual Paradigm 15
  6. Diagram urutan di Visual Paradigm

    • Bab ini berfokus pada diagram urutan di Visual Paradigm, menjelaskan cara menggambarnya dan penggunaan utamanya untuk menunjukkan interaksi antar objek secara berurutan.
    • Diagram urutan di Visual Paradigm 16
  7. Diagram Urutan – Diagram UML – Visual Paradigm

  8. Contoh Diagram Urutan – Komunitas Circle Visual Paradigm

  9. Menggunakan Referensi – Komunitas Circle Visual Paradigm

Leave a Reply