Apa itu Scrum?

Jika Anda baru mengenal Scrum, bayangkan sebagai pendekatan kolaboratif untuk menyelesaikan pekerjaan secara tim dalam tahapan kecil. Ini menekankan eksperimen berkelanjutan dan umpan balik, memungkinkan tim untuk belajar dan meningkatkan seiring waktu. Scrum memungkinkan tim untuk memberikan nilai secara bertahap sambil menyediakan struktur yang diperlukan untuk menyesuaikan praktik sesuai kebutuhan khusus mereka. Anda mungkin bertanya, ‘Bagaimana saya mulai?’

Kerangka Kerja Scrum

Mulailah dengan memahami kerangka kerja Scrum, sebagaimana didefinisikan dalamPanduan Scrum. Diperkenalkan pada tahun 1995, Scrum menawarkan cara yang lebih baik bagi tim untuk berkolaborasi dan mengatasi masalah yang kompleks. Kerangka kerja ini sederhana, terdiri dari tim Scrum yang terdiri dari Product Owner, Scrum Master, dan Pengembang, masing-masing dengan tanggung jawab yang berbeda. Tim berpartisipasi dalam lima acara dan menghasilkan tiga artefak.Panduan Scrum, yang dikelola oleh pencipta bersama Ken Schwaber dan Jeff Sutherland, secara jelas menguraikan definisi, tanggung jawab, acara, dan artefak Scrum.

Scrum in 3 Minutes

Mengapa disebut Scrum?

Banyak orang bertanya apakah ‘Scrum’ adalah akronim, tetapi bukan. Istilah ini terinspirasi dari rugby, di mana tim membentuk scrum untuk bekerja sama dan menggerakkan bola. Demikian pula, Scrum adalah tentang tim bersatu untuk mendorong kemajuan produk.

Proses Empiris

Scrum beroperasi berdasarkan proses empiris di mana keputusan didasarkan pada observasi, pengalaman, dan eksperimen. Ini dibangun di atas tiga pilar: transparansi, inspeksi, dan adaptasi, yang mendukung pekerjaan iteratif. Empiris melibatkan melakukan eksperimen kecil, belajar darinya, dan menyesuaikan proses serta hasilnya.

Kepercayaan dan Nilai

Karakteristik penting dari tim Scrum yang efektif adalah kepercayaan. Tanpa itu, tim dapat menghadapi ketegangan dan hambatan. Mematuhi Nilai-nilai Scrum—Kepedulian, Fokus, Komitmen, Rasa Hormat, dan Keterbukaan—sangat penting untuk membangun kepercayaan dan membimbing kolaborasi, terutama dalam lingkungan di mana eksperimen sangat penting.

Prinsip dan Nilai Scrum

Pada intinya, Scrum berkembang dalam lingkungan di mana:

  • Pekerjaan yang bernilai dikirim dalam siklus pendek (Sprint) yang berlangsung satu bulan atau kurang, dengan umpan balik berkelanjutan sepanjang waktu.
  • Tim Scrum—terdiri dari Scrum Master, Product Owner, dan Pengembang—menanggung tanggung jawab untuk mengubah pekerjaan menjadi peningkatan bernilai selama Sprint.
  • Tim Scrum, bersama dengan pemangku kepentingan, melakukan inspeksi terhadap hasil Sprint dan melakukan penyesuaian untuk Sprint mendatang.

Apa itu Scrum Profesional?

Berhasil menggunakan Scrum melampaui sekadar mengikuti mekanisme yang ada. Terkadang tim terjebak dalam pola melakukan hal secara formal. Scrum Profesional melibatkan perubahan pola pikir dan menciptakan lingkungan yang mendukung kepercayaan, serta menerima Nilai-nilai Scrum dalam pekerjaan sehari-hari.

Pelajari Lebih Lanjut dari Komunitas Scrum

Untuk memperdalam pemahaman Anda tentang Scrum, mulailah denganPanduan Scrum, sumber daya utama. Jelajahi wawasan dari Pelatih Scrum Profesional (PST) dan staf Scrum.org di Blog Scrum.org. Komunitas secara rutin menerbitkan artikel, makalah putih, video, webinar, dan materi lainnya di bagian Sumber Daya situs web kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin terlibat dengan orang lain, kunjungi Forum Scrum untuk peluang belajar tambahan.

Berikut adalah daftar referensi yang ditulis ulang dengan format yang konsisten dan duplikat dihapus:

  1. Visual Paradigm
  2. Panduan dan Tutorial Scrum
  3. Apa itu Scrum

Daftar ini menyediakan struktur yang lebih terorganisir, sehingga memudahkan pencarian sumber daya tertentu yang berkaitan dengan Scrum dan Visual Paradigm.

Leave a Reply