Timeboxing adalah praktik mengalokasikan jumlah waktu tertentu untuk tugas atau aktivitas tertentu, yang merupakan salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan produktivitas dan membagi proyek menjadi periode waktu yang terdefinisi. Teknik manajemen waktu ini memberikan kesempatan untuk menetapkan batas waktu yang telah ditentukan sebelumnya mengenai berapa banyak waktu yang dapat dihabiskan untuk aktivitas tertentu.
Dalam kerangka kerja Scrum, semua aktivitas diberi batas waktu — juga dikenal sebagai acara yang dibatasi waktu — yang memberikan periode waktu “durasi tetap” untuk acara atau aktivitas tertentu. Unit waktu tetap ini disebut timebox. Tujuan dari timebox adalah untuk menentukan dan membatasi jumlah waktu yang dihabiskan untuk aktivitas tertentu. Scrum menggunakan timeboxing untuk semua acara Scrumdan sebagai alat untuk secara jelas mendefinisikan tugas yang tidak terbatas atau ambigu.

Timeboxing Sprint Scrum
Acara yang Dibatasi Waktu dalam Scrum
Dalam Scrum, timeboxing merupakan komponen utama dari kelima acara tersebut. Beberapa tim Scrumjuga menggunakan timeboxing selama Sprintuntuk secara jelas mendefinisikan tugas yang tidak terbatas. Contoh tugas yang tidak terbatas bisa berupa melakukan penelitian, yang diperlukan oleh tim untuk membuat keputusan atau memperkirakan ukuran dan kompleksitas cerita-cerita mendatang.

Time-Boxing Scrum
Berikut adalah ‘timebox’ untuk kelima acara yang sesuai dengan Sprint Scrum 1 minggu:
- Perencanaan Sprint: Timebox tidak boleh melebihi 2 jam per Sprint (untuk Sprint 1 minggu).
- Daily Scrum: Timebox tidak boleh melebihi 15 menit.
- Ulasan Sprint: Timebox tidak boleh melebihi 1 jam per Sprint (untuk Sprint 1 minggu).
- Retrospektif Sprint: Timebox tidak boleh melebihi 1 jam per Sprint (untuk Sprint 1 minggu).
Diagram berikut menunjukkan konversi acara yang dibatasi waktu menjadi persentase dalam Scrum:

Acara yang Dibatasi Waktu dalam Scrum
Kelebihan dan Kekurangan Timeboxing
Timeboxing merupakan fitur umum dalam banyak metodologi manajemen proyek karena membantu tim fokus menyelesaikan tugas dengan memberikan definisi yang jelas Definisi Selesai.
Manfaat Timeboxing
- Prioritas: Semua aktivitas selama periode ini harus diprioritaskan.
- Fokus: Membantu tim tetap fokus pada hal-hal paling penting dalam batasan waktu.
- Stop-loss: Menetapkan titik berhenti alami berdasarkan waktu, mencegah diskusi atau pekerjaan yang tak berujung.
- Ritme: Membantu mengembangkan ritme kerja yang konsisten dan dapat diprediksi.
Kekurangan Timeboxing
- Pekerjaan Tidak Selesai: Tidak semua pekerjaan mungkin selesai tepat waktu. Hal ini dapat menghasilkan hasil kerja yang “belum selesai”.
- Isu yang Tidak Dibicarakan: Diskusi mungkin dipotong pendek. Beberapa orang atau topik mungkin tidak mendapat kesempatan untuk berbicara.
- Tidak Akurat: Topik mungkin dibahas terlalu cepat atau terlalu sedikit, mengakibatkan perkiraan waktu yang tidak akurat.
Ringkasan
Tujuan timeboxing adalah menentukan dan membatasi jumlah waktu yang dialokasikan untuk suatu aktivitas tertentu. Timeboxing mencegah tugas melebihi batas waktu yang ditentukan. Scrum secara khusus menggunakan sprint — timebox dengan durasi satu bulan atau kurang — di mana tim Scrum menghasilkan sebuahTujuan Sprint. Scrum menggunakan timeboxing sebagai alat untuk secara jelas mendefinisikan tugas yang tidak terbatas atau ambigu.