Apa itu Perencanaan Sprint?

Perencanaan Sprint diadakan sebelum Sprint dimulai. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk menentukan rencana Sprint dan menetapkan Tujuan Sprint.

Perencanaan Sprint melibatkan kesepakatan mengenai jumlah item backlog yang harus diselesaikan dalam Sprint, yang merupakan tanggung jawab tim pengembangan, serta menentukan tujuan untuk Sprint saat ini dan Backlog Sprint.

Selama pertemuan Perencanaan Sprint, Pemilik Produk mempresentasikan fitur dengan prioritas tertinggi kepada seluruh tim. Kemudian, mereka membahas cerita pengguna mana yang akan dikerjakan tim selama Sprint ini. Seluruh tim harus hadir. Jika diperlukan keahlian tambahan untuk item backlog tertentu, pemangku kepentingan juga dapat diundang. Pertemuan ini juga dapat mencakup sesi penyempurnaan.

Sprint Planning

Perencanaan Sprint

Manfaat Pertemuan Perencanaan Sprint

Berikut beberapa manfaat dari mengadakan pertemuan Perencanaan Sprint yang sukses:

  • Membantu tim menyelaraskan tujuan Sprint dan komitmen.
  • Memungkinkan penemuan tugas, pendaftaran, prioritisasi, dan estimasi.
  • Menciptakan platform untuk berkomunikasi mengenai ketergantungan dan menilai kapasitas tim untuk menetapkan dan berkomitmen pada tujuan Sprint yang dapat dicapai.

Durasi Pertemuan Perencanaan Sprint

Setiap Sprint dimulai dengan pertemuan Perencanaan Sprint. Secara umum, untuk Sprint 4 minggu, pertemuan ini harus berlangsung selama 8 jam. Untuk Sprint 2 minggu, durasinya sekitar 4 jam. Sebagai aturan umum, kalikan jumlah minggu dalam Sprint dengan dua jam untuk menentukan durasi total pertemuan Perencanaan Sprint. Tabel di bawah ini menggambarkan aturan ini.

Durasi Total Sprint Durasi Perencanaan Sprint
1 minggu 2 jam
2 minggu 4 jam
3 minggu 6 jam
4 minggu 8 jam

Persiapan Sebelum Rapat

Sekarang, mari kita tinjau apa yang harus dipersiapkan oleh masing-masing Scrum peran harus dipersiapkan sebelum menghadiri rapat perencanaan Sprint:

Untuk Master Scrum

  • Tentukan peserta yang tepat dan atur logistik seperti WebEx, konferensi video, dll.
  • Siapkan dan sebarkan agenda.
  • Pastikan keterampilan dan kemampuan anggota tim diketahui dan selaras dengan persyaratan item-item pada backlog Sprint.

Untuk Pemilik Produk

  • Setiap fitur atau cerita pengguna harus cukup kecil untuk diselesaikan dalam satu Sprint dan mencakup persyaratan yang rinci serta kriteria penerimaan.
  • Pastikan backlog diprioritaskan dengan item paling penting berada di atas dan memenuhi Definisi Siap.

Untuk Tim Pengembangan

  • Perbarui Definisi Selesai jika diperlukan, dan simpan siap untuk dijadikan acuan selama rapat.

Rapat Perencanaan Sprint (Bagian 1 dan Bagian 2)

Rapat ini dibagi menjadi dua bagian. Pada sesi pertama, Pemilik Produk meninjau daftar fitur dan menentukan apa yang perlu dibangun dalam Sprint berikutnya. Sesi kedua melibatkan identifikasi tugas-tugas yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. Rapat perencanaan Sprint harus menghasilkan Tujuan Sprint dan Backlog Sprint.

Sprint Planning Parts

Bagian-bagian Perencanaan Sprint

Rapat Perencanaan Sprint – Bagian 1

Bagian 1 dari rapat perencanaan Sprint adalah tinjauan terhadap Backlog Produkitem yang diinginkan Pemilik Produk agar tim memperkirakan dan mengirimkan dalam Sprint berikutnya. Ini adalah saat Pemilik Produk menjelaskan apa yang ingin dikirimkan pada akhir Sprint berikutnya. Selama tahap ini, biasanya tim mengajukan pertanyaan klarifikasi dan menyelesaikan ambiguitas. Pada akhir Bagian 1, tim akan memilih Tujuan Sprint — satu kalimat yang menggambarkan hasil keseluruhan Sprint. Ini membantu menjawab pertanyaan mengenai kedalaman dan cakupan nanti: jika pekerjaan tidak selaras secara langsung dengan Tujuan Sprint, maka tidak akan selesai selama Sprint. Kegiatan utama dalam bagian pertama perencanaan Sprint meliputi:

  • Pemilik Produk mempresentasikan item dengan prioritas tertinggi dari Backlog Produk kepada tim.
  • Tentukan Tujuan Sprint — Pemilik Produk bekerja sama dengan Tim Pengembangan untuk menentukan Tujuan Sprint.
  • Tim dan Pemilik Produk bekerja sama untuk mengidentifikasi fitur-fitur mana yang dapat dikirimkan dalam Sprint mendatang.
  • Tim berkomitmen terhadap Backlog Produk yang dipilih ini pada akhir sesi.

Rapat Perencanaan Sprint – Bagian 2

Pada Bagian 2 dari rapat perencanaan Sprint, tim memutuskan cara membangun pekerjaan. Selama sesi ini, tim mulai memecah item-item Backlog Produk menjadi tugas-tugas dan memperkirakan waktu pelaksanaannya, biasanya dalam waktu beberapa jam. Pemilik Produk harus tersedia selama sesi ini tetapi tidak perlu hadir secara fisik. Bahkan, banyak tim merasa membantu jika Pemilik Produk tidak hadir selama diskusi mendalam ini. Mengetahui bahwa Pemilik Produk tersedia tetapi tidak mengamati percakapan mengenai pilihan implementasi memungkinkan tim berdiskusi secara bebas tanpa takut salah paham atau panik. Jika Pemilik Produk tetap berada di ruangan, maka Master Scrum harus mengelola bagian rapat ini, menjaga tim tetap fokus dan bebas mengeksplorasi kemungkinan tanpa terpengaruh oleh pendapat Pemilik Produk. Kegiatan utama dalam Bagian 2 meliputi:

  • Tim merencanakan cara memenuhi komitmen, dengan mendetailkan pekerjaan yang akan dimasukkan ke dalam Backlog Sprint.
    • Perencanaan Detail – Pecah cerita pengguna menjadi tugas-tugas. Pastikan tim membagi cerita menjadi tugas-tugas, karena hal ini memungkinkan mereka mempertimbangkan semua yang diperlukan untuk menyelesaikan cerita. Ini juga merupakan praktik yang baik untuk memperlakukan pengujian sebagai tugas terpisah.
    • Perkiraan Cerita – Tim dapat menggunakan teknik seperti Poker Perencanaan atau ukuran T-shirt untuk memperkirakan usaha yang dibutuhkan untuk setiap cerita. Anggota tim mencatat pekerjaan yang dipilih dan memperkirakan berapa lama setiap tugas akan selesai.

Leave a Reply